Bless the Lord oh My soul

Bless the Lord oh My soul

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

Bersukacitalah senantiasa di dalam Tuhan

Bersukacitalah senantiasa di dalam Tuhan

Sukacita adalah ciri Utama orang Kristen. bersukacita sebagai ungkapan hati atas kasih karunia Tuhan More »

Spread the word

Spread the word

Sebarkan Berita Keselamatan More »

Janagn risau menghadapi tantangan hidup

Janagn risau menghadapi tantangan hidup

Selalu ada berkat dibalik masalah yang kita hadapi. More »

Bingung memilih Asuransi Jiwa?

Bingung memilih Asuransi Jiwa?

PT Generali Indonesia adalah perusahaan internasional yang berpengalaman sejak tahun 1831. More »

 

Category Archives: Penulis Kristen

Gottlob Bruckner

GOTTLOB BRUCKNER
mini story dirangkai dari berbagai sumber:


Gottlob Bruckner lahir dalam keluarga petani di desa Linda, Jerman. Ayah Gottlob sering mengajak anak-anaaknya untuk menyaanyikan lagu-lagu rohani dan membacakan buku-buku Kristen pada malam hari. Saat berumur 20 tahun, Gottlob pergi ke Berlin, sebelum berangkat ayahnya berpesan, “Ingatlah ini: Yesus Kristus telah bangkit dari antara orang mati!.” Setelah menimba banyak pengalaman di Berlin, maka ia pergi ke Belanda untuk mengikuti pendidikan theologia. Tanggal 1 Januari 1814 ia berangkat dari Belanda untuk melayani ke berbagai negara dan akhirnya ia tiba di Indonesia. Di Jakarta ia disambut oleh Gubernur Raffles.

Pendeta Gottlob tinggal di Semarang, kemudian ia menjadi gembala sidang dan menikah di sana. Saat ke Surakarta,Pdt Gottlob bertemu dengan Pdt. Thomas Trowt dan isterinya yang tekun mempelajari bahasa jawa. Enam bulan kemudian, Pdt. Thomas Trowt meninggal dunia dan Pdt.Gottlob ditunjuk sebagi penggantinya. Sebelum meninggal, Pdt Trowt telah menyiapkan kamus bahasa jawa dan juga telah menterjemahkan sebagian kitab PB ke dalam bahasa jawa. Pdt Gottlob bersedia meneruskan tugas itu, meskipun menurutnya bahasa jawa jauh lebih sulit daripada berbagai bahasa asing lainnya. Pdt Gottlob menyadari pentingnya penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa Jawa, agar orang Jawa mengenal firman Tuhan. Tahun 1820 ia menyelesaikan terjemahan seluruh PB dan tahun 1823 Alkitab PB siap untuk dicetak. Kerena keterbatasan teknologi, Pdt Gottlob menemui kesulitan dalam usaha pencetakan. Melalui proses yang panjang akhirnya Alkitab PB dalam aksara Jawa dapat dicetak pada tahun 1828 di India dengan bantuan Dr.William Carey.

Tiga tahun kemudian pdt Gottlob kembali ke Indonesia dengan membawa 2000 jilid kitab PB dalam aksara dan bahasa Jawa, lalu ia membagikannya. Ia juga membuat selebaran dan membagi-bagikannya, namun pemerintah Belanda tidak menyetujui tindakannya itu dan menyita semua selebaran yang dicetaknya. Meskipun demikian, ia tetap gigih mencetak dan menyebarkan selebaran dengan diam-diam. Dengan demikian berita Injil dalam bahasa Jawa dapat tersebar luas ke masyarakat suku Jawa.

Pdt. Gottlob mengirimkan Alkitab PB dalam bahasa Jawa kepada raja Belanda dan raja Prusia. Raja Prusia mengiriminya sebuah medali emas sebagai penghargaan kepadanya. Umur 60 tahun, Pdt. Gottlob berlayar menyusuri pantai utara pulau Jawa sampai ke Surabaya. Dalam perjalanan itu ia berjumpa dengan beberapa orang Jawa yang telah percaya kepada Tuhan Yesus. Ketika masuk ke pedalaman Jawa, ia menemukan lebih banyak lagi petobat baru. Semua itu mendatangkan suatu kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri dalam hatinya. Pada tahun 1875, Pdt. Gottlob pulang ke rumah Bapa di surga. Pengganti Pdt.Gottlob mewarisi ladang penginjilan yang sudah dibajak, karena telah tersedia kitab PB, selebaran, lagu-lagu rohani, dan kamus bahasa Jawa, yang sangat berfaedah dalam pelayanan.