Bless the Lord oh My soul

Bless the Lord oh My soul

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

Bersukacitalah senantiasa di dalam Tuhan

Bersukacitalah senantiasa di dalam Tuhan

Sukacita adalah ciri Utama orang Kristen. bersukacita sebagai ungkapan hati atas kasih karunia Tuhan More »

Spread the word

Spread the word

Sebarkan Berita Keselamatan More »

Janagn risau menghadapi tantangan hidup

Janagn risau menghadapi tantangan hidup

Selalu ada berkat dibalik masalah yang kita hadapi. More »

Bingung memilih Asuransi Jiwa?

Bingung memilih Asuransi Jiwa?

PT Generali Indonesia adalah perusahaan internasional yang berpengalaman sejak tahun 1831. More »

 

Category Archives: Ibadah

Hari raya Sabat

dikutip dari Manna Sorgawi January 2014.

Mungkin terdengar aneh di telinga kita jika hari Sabat termasuk hari raya, tetapi itulah yang ditetapkan Tuhan bagi bangsa Israel. Inilah satu-satunya hari raya mingguan yang ditetapkan Tuhan ,Imamat 23:1-3 jelas mengatakan ketetapan Tuhan tersebut,

“TUHAN berfirman kepada Musa: Berbicaralah kepada orang Israel dan katakan kepada mereka: Hari-hari raya yang ditetapkan TUHAN yang harus kamu maklumkan sebagai waktu pertemuan kudus, waktu perayaan yangKutetapkan, adalah yang berikut. Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan,tetapi pada hari yang ketujuh haruslah ada sabat,hari perhentian penuh, yakni hari pertemuan kudus; janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan;itulah sabat bagi TUHAN di segala tempat kediamanmu.”

LATAR BELAKANG DAN PENGERTIAN

Perintah yang berkaitan dengan sabat sudah ada sejak bangsa Israel pertama kalli menerima roti dari Sorga, yaitu manna. Tuhan memberikan manna setiap hari selama enam hari dan setiap hari bangsa Israel harus mengumpulkan manna itu sesuai dengan kebutuhan mereka. Sekalipun hanya mengumpulkan, tetapi hal ini bisa dikategorikan sebagai bekerja. Tetapi pada hari ketujuh, Tuhan tidak menurunkan manna dan bangsa Israel pun tidak bekerja atau tidak mengumpulkan manna. Tuhan memang menghendaki supaya bagi bangsa Israel ada hari untuk berhenti mengumpulkan manna. Dikatakan di dalam Keluaran 16:23,

“Lalu berkatalah Musa kepada mereka: Inilah yang dimaksudkan TUHAN: Besok adalah hari perhentian penuh, sabat yang kudus bagi TUHAN;maka roti yang perlu kamu bakar,bakarlah, dan apa yang perlu kamu masak,masaklah; dan segala kelebihannya biarkanlah di tempatnya untuk disimpan sampai pagi.”

Ada sebagian dari bangsa Israel yang tidak percaya dan tidak menuruti perintah tersebut. Ketika mereka keluar untuk memungut manna di hari Sabat, mereka tidak mendapatkan (Keluaran 16:27).

Kata “sabat” (Ibrani,shabbat) secara harfiah berarti berhenti, istirahat. Menariknya di ayat itu disebut “sabat yang kudus bagi Tuhan”.Artinya,dalam konteks ini, Tuhan berhenti atau istirahat dari memberikan manna dan bangsa Israel harus mengkhususkan hari itu untuk Tuhan, apalagi dikatakan sebagai “hari perhentian penuh”.

Perintah tentang sabat disampaikan lagi oleh Tuhan di Gunung Sinai, tertulis di Keluaran 20:8, “Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat.”

Momennya berbeda tetapi maknanya tetap sama, yaitu berhenti atau beristirahat dari  bekerja dan mengkhususkannya bagi Tuhan.

 

PERAYAAN SABAT

Alkitab tidak mengatur secara terperinci tentang perayaan Sabat, oleh sebab itu rabi-rabi Yahudi mengaturnya sedemikian rinci. Sabat dimulai dari terbenamnya matahari pada hari Jumat sampai terbenamnya matahari pada hari Sabtu. Perhitungan waktu ini sesuai dengan kisah penciptaan yang terdapat di dalam Kitab Kejadian, di mana urutan waktu disebutkan,”Jadilah petang dan jadilah pagi.”

1.Hal-Hal Yang Berhubungan Dengan Perayaan Sabat

Yang dimaksud di sini adalah mengenai peralatan dan makanan, serta bahan-bahan lain yang digunakan saat perayaan Sabat.

Lilin Sabat. Lilin Sabat berjumlah dua buah. Dua lilin ini menyimbolkan dua perintah Tuhan: Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat.

Minuman Anggur.Anggur merupakan simbol sukacita, digunakan dalam ibadah yang diadakan dalam rangka perayaan Sabat.

Khallah. Khallah adalah roti telur yang dikepang, yang secara tradisi digunakan di dalam perayaan ini. Biasanya ada dua buah khallah yang menyimbolkan dua porsi manna yang diberikan kepada orang Israel di padang gurun di hari sebelum hari Sabat.

nampan khallah atau pir ing roti digunakan  untuk meletakkan roti khallah.

Tutup khallah. Tutup khallah adalah sehelai kain yang digunakan untuk menutup roti khallah.Tutup khallah melambangkan embun yang turun bersama manna.

Torah dan Haftorah. Torah atau Kitab Taurat dan Haftorah atau Kitab Nabi-Nabi dibaca dalam ibadah perayaan Sabat.

Perkamen

Perkamen

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI3), perkamen adalah: alat tulis pengganti kertas yg dibuat dr kulit binatang (spt biri-biri, kambing, keledai) dalam bahasa Inggris disebut“parchment”

Di dalam Alkitab Bahasa Indonesia, kata “perkamen” disebut satu kali, yaitu dalam 2 Timotius 4:13.

Herodotus, sejarawan Yunani kuna asal Halikarnassos di Karia (kini Turki), mengatakan bahwa pada sekitar abad 5 sebelum Masehi, kulit binatang sudah sering digunakan sebagai media penulisan dokumen atau tulisan penting lainnya. Diyakini bahwa kata perkamen berasal dari nama kota “Pergamus” (Inggris=Pergamos) suatu kota peradaban Yunani kuna yang memproduksi perkamen berkualitas baik

.

Perkamen

Perkamen lebih baik kualitasnya dibanding kertas papirus, walaupun juga memiliki kelemahan yaitu bila terjadi kelembaban yang ekstrim ataupun basah dapat berubah tekstur bahkan seperti membusuk.Oleh karena itu, proses pembuatan perkamen sangat cermat dan hati-hati.

Urutan pembuatan perkamen adalah: sesudah hewan dikuliti, kulit tersebut direndam dalam air selama satu hari untuk menghilangkan darah dan kotoran dari kulit. Lalu kulit tersebut direndam dalam cairan berfermentasi yang kadang juga mengandung kapur selama 7-8 hari, atau bisa lebih lama dua kali, bila musim dingin.Selama perendaman, dua tau tiga kali kulit akan dikucek-kucek agar proses penetrasi cairan itu merata.

Sesudah itu, kulit akan dikeringkan dengan direntangkan pada bingkai atau pada dinding, sambil dilakukan pembersihan terhadap bulu hewan yang tersisa maupun kotoran lain.

Rasul Paulus dalam suratnya di 2 Timotius 4:13 mengatakan memiliki perkamen. Tentang hal ini, beberapa ahli Alkitab menyatakan pendapat yang berbeda. John Gill  [1746-63]  menganggap bahwa perkamen yang dimaksud adalah tulisan Paulus sendiri, tapi mungkin juga terdapat kitab-kitab Perjanjian Lama. Sedangkan Albert Barnes (1798-1870) menyatakan bahwa perkamen Rasul Paulus itu adalah naskah tulisan Rasul Paulus dan surat-surat dari Rasul Paulus yang belum selesai. Apapun tafsiran tentang perkamen Rasul Paulus, yang pasti adalah perkamen itu adalah dokumen yang sangat penting bagi Paulus, dan berarti juga penting bagi pekabaran Firman Tuhan.

Pujian penyembahan yang extravagant

 

PROFIL DARLENE ZSCHECH

Darlene Zschech telah menyerahkan segenap hidupnya pada Tuhan pada usia remaja,15 tahun. Sejak itu Tuhan telah mengungkapkan rencana-rencanaNya dalam kehidupan Darlene yang semakin hari semakin menyadari bahwa Yesus adalah Tuhan sekaligus sahabat terbaiknya. Selanjutnya Darlene menjalani pencaharian rohaninya banyak menemukan pelajaran berharga, dimana pemikiran agamawi harus dilupakan dan lebih banyak ‘tenggelam’ dalam gelombang kerinduan memuji dan menyembah Allah dalam segala waktu. Keinginannya ini sedemikian kuat, seperti yang diluapkan oleh pemazmur dalam Mazmur 73:25-26″ “Siapakah gerangan ada padaku di surga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang ku ingini di bumi. Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, Gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya.”

Sejak tahun 1986 Darlene menjadi bagian dari kelompok pemuji di Hillsong Church di luar kota Sydney,Australia. Ia juga menjadi pemimpin Divisi Penyembahan dan Seni Kreatif sejak tahun 1996.Lagu-lagu yang diluncurkan seperti album “Simply Worship” mendapat tanggapan yang sangat luarbiasa, termasuk lagu “Shout to the Lord” telah tersebar ke seluruh dunia dan dinyanyikan dalam ibadah raya berbagai gereja di dunia.

Lagu-lagu yang telah dirilis oleh Darlene Zschech begitu banyak antara lain :Shout to the Lord, In Freedom,Jesus What a Beautiful Name,Show Me Your Way,Lord of The Heaveb,I Will Run To You.dll. Tak hanya di Australia dan dunia barat lainnya, banyak diantara lagu ini yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dan telah memberi berkat bagi banyak orang di Indonesia.

Selain melayani dalam pujian dan penyembahan,Darlene Zschech juga menulis beberapa artikel tentang penyembahan, berikut salah satu yang dikutip dari buku “WORSHIP EXTRAVAGANT” yang ditulisnya.

PENYEMBAHAN EXTRAVAGANT

Terminologi

Dalam Kamus Inggris Indonesia karangan John M.Echols dan Hassan Shadily, Extravagant berarti: 1.royal, boros 2.luarbiasa.Sedang kata yang berasal dari akar kata yang sama yaitu extravaganza berati pertunjukan (musik) yang hebat sekali.Dalam Oxford Advanced Learner’s Dictionary of Current English by A.S Hornby, extravagant berarti:2(of ideas,speech,behaviour) going beyond what is reasonable; not properly controlled;`praise/behaviour.

Anda diciptakan untuk menyembah Allah. Jika anda seorang pelayan mimbar, saat terindah dalam penyembahan adalahsaat intimacy bersama Allah.

Konsep penyembahan :

  • Sukacita (Mazmur 100:2)
  • Korban dan persembahan syukur (Yesaya 19:21)
  • Berjalan dan melompat ( Kis Para Rasul 3:8-9)

Syarat/kunci penyembahan yang extravagant:

  • Ketulusan
  • integritas
  • kejujuran
  • kepatuhan
  • kebenaran

Mengasihi orang lain merupakan salah satu penyembahan kepada Allah yang menyenangkan hatinya (1 Yohanes 4: 7-13)

Dalam Perjanjian Lama, ada tujuh kata Ibrani yang digunakan yang berarti pujian:

  1. Halal (Mazmur 113:1). Akar kata Haleluya artinya suatu letupan perasaan yang luarbiasa dari kegembiraan dalam memuji Tuhan.
  2. Syabach (Mazmur 117:1) .Berteriak dengan keras,memekik kemenangan. Contoh: Tuhan adalah kekuatanku !! Tuhan batu karangku!! Tuhan benteng hidupku!!! Tuhan penyelamatku !! penebusku hidup!!
  3. Yadah (Mazmur 63:5). Menengadahkan dan mengangkat tangan dengan penuh keyakinan. Mengakui baik secara pribadi maupun di hadapan jemaat lain akan apa yang telah Allah perbuat dalam kehidupan (Mazmur 138:1)
  4. Barak. Arti sebenarnya adalah memberkati Tuhan(Ezra 7:27-28)Terpujilah = C�?a� ba�rak baw-rak’satu akar kata purba; bertelut/berlutut; untuk menunjuk ungkapan memuji Tuhan God (sebagai ujud  penyembahan), dan (timbal balik)manusia (sebagai keuntungan); juga sebagai eufemisme/pelembutan makna untuk mengutuki (raja atau penguasa), salut, tersungkur menyembah
  5. Shamar (Mazmur 21:14). Menggunakan aalat musik untuk memuji (dengan nyanyian) .Dalam bahasa Yunani = Psalmoi (seperti Daud yang menggunakan kecapi untuk memuji, atau rakyat Israel saat itu menggunakan kecapi,seruling,rebana,ceracap, gambus dll
  6. Towdah. Mengangkat tangan waktu merasakan hadirat Tuhan. Mazmur 50 (Sacrifise of praise / korban pujian), dalam mengkorbankan ternak terjadi penumpahan darah,rasa sakit. Kristuspun menanggung penderitaan diatas kayu salib. Artinya mengucap syukur walaupun dalam keadaan kurang baik.
  7. Tehilah. Menyanyikan lagu Halal (point 1) dengan penuh kebanggaan, mempersembahkan pujian kepada Tuhan dengan penuh ekspresi. caranya bisa dengan bertepuk tangan (Mazmur 42:2), dengan tarian, bergembira dalam roh (Yunani=Adleu).

I Korintus 14: 15 “Jadi, apakah yang harus kubuat? Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku juga akan berdoa dengan akal budiku; aku akan menyanyi dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku.

Ketika raja Israel dan raja Yehuda (Yosafat) dan raja Edom mengadakan perjalanan jauh, mereka kehabisan air sehingga mereka dan semua tentara dan hewan-hewan yang dibawanya juga kehabisan air. Lalu mereka menghadap Nabi Elisa untuk minta petunjuk Tuhan. Semula Elisa menolak permintaan mereka, tapi karena Yosafatlah maka Elisa mau juga mengabulkan permintaan mereka.
Elisa berkata : “Maka sekarang jemputlah bagiku seorang pemetik kecapi”. –
Pada waktu pemetik kecapi itu bermain kecapi, maka kekuasaan TUHAN meliputi dia. (II Raja-raja 3:15).

Bermain kecapi berarti memainkan musik bagi Tuhan untuk memuji dan bernyanyi bagi Tuhan. Kuasa Tuhan datang apabila puji-pujian dinaikkan bagiNya. Daud berkata : “… Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel”. (Mazmur 22:4). Kata Israel tak hanya menunjuk pada Israel secara nasionalisme atau etnik, tetapi Israel sebagai umat pilihan Allah, berarti semua orang yang mengaku bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan.Kita dapat merasakan hadirat Tuhan ketika memuji dan menyembah Dia.Allah bertahta di atas pujian umatNya.Dan saat Dia hadir dan kita menaikkan permohonan doa kita. Walaupun Roh Tuhan juga hadir ketika kita berdoa, tapi Allah menghendaki lebih lagi, yaitu pujian yang tulus keluar dari lubuk hati yang paling dalam.

Pada waktu Roh Allah meliputi Elisa sementara kecapi dimainkan, maka berfirmanlah Tuhan : “Biarlah di lembah ini dibuat parit-parit” (II Raja-raja 3:16). Tuhan memerintahkan membuat parit-parit, tetapi Dia berfirman : “Kamu tidak akan mendapat angin dan hujan, namun lembah ini akan penuh dengan air, sehingga kamu serta ternak sembelihan dan hewan pengangkut dapat minum” (II Raja-raja 3:17). Jalan Tuhan itu ajaib,walaupun tidak akan mendapat angin dan hujan, tapi justru  Dia berkata : “namun lembah ini akan penuh dengan air.” “Dan itupun adalah perkara yang ringan di mata TUHAN”; (ayat 18a). Bukan itu saja, tapi apa yang takdiminta Tuhan berikan : “juga orang Moab akan diserahkanNya ke dalam tanganmu”. (ayat 18b). Rupanya bonus tak hanya disediakan oleh para boss terhadap karyawannya yang berprestasi, api Allah Bapa juga menyediakan bonus bagi umat yang menyenangkan hatiNya.